Berikut ini kami muat ulang transkrip WA yang ditulis oleh seorang pemudik yang disampaikan kepads Kapolri/Pak Tito Karnavian yang isinya sebagai berikut:
Dari warga kepada Kapolri sebagai penyemangat bagi tugas kita semua :
Tahun ini ada pemandangan yang berbeda saat perjalanan mudik dari Jakarta ke Semarang , disepanjang Tol Cikampek , Cipali , hingga Brebes , Polisi sangat sigap menjaga disetiap rest area. Ditambah dengan patroli sepeda motor dan pengeras suara yang mengingatkan pemudik agar tidak berhenti sembarangan tempat yang mengakibatkan kemacetan . Para Polisi terlihat semangat tapi ramah walau mereka bertugas hampir 24 jam . Tak lupa saya sampaikan penghargaan yang tertinggi untuk para Polisi khususnya Jendral Tito yg telah merubah citra Polisi  menjadi sangat baik belakangan ini.

Saya sengaja memilih keluar tol di Brebes Barat – hal ini juga atas petunjuk Waze yang mengindikasikan Brebes Timur dan Tol Fungsional bertanda merah artinya macet , begitu masuk jalan arteri Brebes , ada pemandangan yang berbeda banyak Pos Mudik lebaran yang didirikan oleh Ansor Banser NU . Mereka berkolaborasi dengan Pramuka dan Satlantas . Para Banser yang berpakaian loreng-loreng juga tidak kalah sigap dengan para Polisi. Mereka juga sibuk mengatur arus lalu lintas para Pemudik. Ini benar benar membuat hati trenyuh , mereka pasti sedang menjalankan ibadah puasa , tapi rela berpanas panas dalam himpitan ribuan kendaraan – Luar biasa  – Salut buat Ansor Banser di Posko Mudik ini ada di sepanjang jalan dari Brebes hingga kota Kendal .

Pemandangan lain yang membuat rasa salut belum berhenti adalah para Polisi  melakukan kontra flow disepanjang jalan tersebut sehingga arus Kendaraan dari Jakarta yang bagai air bah tetap berjalan lancar .

Walaupun harus menempuh 14 jam berkendara dari Jakarta ke Semarang , tetapi sama sekali tidak merasakan lelah . Yang ada justru rasa kagum kepada Aparat Kepolisian , LLAJR, Banser Ansor NU dan Pramuka ! Bravo untuk semua yang telah terlibat didalam pengamanan mudik lebaran 2017.

Sang Pemudik dari Jakarta ke Semarang “Triyoso 24 Juni 2017.