​Rombongan Jamaah Istighotsah keluarga besar PCNU Tulungagung rencana bertolak dari kota marmer menuju Sidoarjo pada hari Sabtu 08 April 2017 pukul  22.00 WIB. Dengan titik kumpul pemberangkatan di utara Pasar Ngantru Tulungagung.

Pemilihan lokasi titik kumpul di kecamatan Ngantru karena kecamatan Ngantru merupakan lokasi paling utara di Kabupaten Tulungagung yang berbatasan dengan kabupaten Kediri. Sehingga seluruh armada yang digunakan untuk mengangkut peserta Istighosah dari seluruh penjuru kecamatan di Tulungagung.

Sekitar 30 Bus dan 11 Elf, dikawal Patwal Polres Tulungagung. Rencananya akan membawa peserta yang berangkat dengan titik kumpul Ngantru. Sedangkan 10 Bus Lainnya berangkat lebih awal yakni Sabtu siang sekitar pukul 07:00 karena ada paket ziarah aulia.  Jadi total armada yang digunakan adalah 40 bis dan 11 Elf, yang diperkirakan membawa 2.600 personil. Adapun Mobil pribadi yang akan digunakan warga NU Tulungagung, berapa jumlahnya belum  bisa terkonfirmasi.

Dalam hal menjaga kesehatan dan stamina peserta, tiap bus disiapkan logistik kebutuhan peserta mulai konsumsi, snack, dan obat ringan, anti mabuk dan tempat sampah plus karung sampah. 

Karung sampah ini disiapkan untuk membersihkan sampah pasca kegiatan Istighosah. Sehingga dengan upaya ini, minimal ada gerakan untuk menjaga kebersihan lokasi dan kelestarian lingkungan sebagai aplikasi ajaran Islam Rahmatan lil ‘alamin yang cinta kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Sedangkan untuk kostum peserta, bagi jama’ah laki-laki dianjurkan memakai pakain putih dan berkopyah hitam. Sedangkan untuk perempuan, memakai pakaian putih. 

Dengan kegiatan Istighosah Akbar yang diselenggarakan di Gelora Delta Sidoarjo ini, diharapkan tujuan panitia yang tercermin dalam tema Istighosah “Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Nurullah” dapat terwujud, sehingga tercipta suasana bangsa Indonesia yang Damai, Sejahtera, dan Aman dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.