Latah mungkin hanya di ketahui kebanyakan orang ketika ada orang yang kaget terus kekagetanya itu menirukan orang lain. Akan tetapi pengertian Latah adalah suatu keadaan fisik di mana penderita secara spontanitas mengeluarkan respon (berupa ucapan kata-kata atau kalimat dan sering disertai gerakan tubuh) terhadap suara atau gerakan yang sifatnya mengagetkan penderita. Sejauh ini, latah baru ditemukan di budaya dan orang Asia Tenggara, terutama Indonesia dan Malaysia. Oleh sebab itu, latah dianggap sebagai suatu sindrom khusus kebudayaan. Menurut para ahli gangguan latah hanya muncul karena dipengaruhi oleh budaya dan kebiasaan tertentu saja, dalam hal ini gangguan latah dipengaruhi oleh budaya Malaysia dan budaya Indonesia. Penelitian membuktikan bahwa latah adalah gangguan psikologis yang muncul karena sejarah masyarakat Asia.

Akan tetapi sekarang mulai muncul latah latah pola fikir yang di akibatkan oleh beberapa faktor antara lain lingkungan , gerakan maupun sosmed yang saat ini marak sekali bermunculan baik itu berita  yang benar ataupun HOAX. Mungkin latah pola fikir ini di akibatakan kurangnya kuat pondasi  pola fikir yang di tanamkan dalam mindset masing-masing pribadi orang tersebut. Mungkin yang sekarang berkembang saja isu tentang penggerogotan aqidah yang di gentor-gentorkan oleh aliran radikalisme menyasar orang-orang belum mempunyai pedoman yang kuat dalam aqidahnya. Hal itulah yang menjadi sasaran empuk, apalagi dengan melahirkan isu-isu yang tidak benar tentang pimpinan atau panutan mereka.

Latah pola fikir bisa di tanggulangi dengan cara memperkuat pola fikir yang di dasari dengan penguatan aqidah sehingga tidak mudahnya terpengaruh dengan isu-isu yang marak saat ini. Perlu di ketahui bahwa pergerakan mereka sangatlah halus sehingga apabila tidak kuat pondasi pola fikir kita akan sindrom tersebut.