Pelan tapi pasti, itulah kalimat yang dapat saya simpulkan dari gerak langkah kemandirian NU di MWCNU Ngantru Tulungagung. Bersama PAC Ansor Ngantru dan Banser, Senin malam, 22 Januari 2018, Kotak Infaq NU atau disingkat KOIN NU dibethok untuk dihitung bersama, hasil yang saya ketahui, sementara dari 800 kotak, terkumpul Rp.8.000.000 padahal sisa kotak yang belum dihitung adalah 1200 kotak. Jika dihitung rata-rata per kotak Rp 10.000, maka hasil tiap bula dari KOIN NU MWC Ngantru adalah Rp 20.000.000, jumlah yang fantastis.

Dana yangbterkumpul dari KOIN NU ini selanjutnya dicatat dan dilaporkan kepada organisasi dan masyarakat, serta ditasyarufkan untuk kepentingan melayani Jama’ah dan Jam’iyyah NU. Misalnya untuk: pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, atau pun yang lainnya sesuai aturan yang berlaku dan membutuhkan prioritas penanganan demi Jama’ah dan Jam’iyyah.

Secara tidak langsung, adanya KOIN NU di MWC Ngantru Tulungagung juga menjadi sarana konsolidasi organisasi, karena dengan adanya KOIN NU, minimal para pengurus lebih intens bertemu dan membahas tindak lanjut setiap pertemuan. Sehingga energi yang dimiliki pengurus, jama’ah dan jam’iyyah, benar-benar tersedot untuk hal-hal positif dan bernilai guna bagi jama’ah dan jam’iyyah. Dengan kesibukan dan momentum bernilai saat berkumpul, para pengurus NU tidak sempat lagi menyisihkan energi untuk debat kusir atau orang Jawa menyebut dengan istilah “Udhur Pok” (debat tanpa hasil).

KOIN NU juga sebagai salah satu upaya membangkitkan rasa kepemilikan dan kebanggaan pada NU. Karena dengan kemauan mengeluarkan uang receh atau kertas yang dimasukkan di Kotak Infaq, minimal semangat berkidhmah kepada organisasi NU akan tergugah. Selain itu, sejak awal, NU sudah terbiasa mandiri tanpa mengharap pemberian dari luar NU. Sehingga NU memang gagah dan mampu berdiri sendiri sebagai organisasi yang sehat, kuat dan rahmatan lil ‘alamiin.

Kunci keberhasilan MWC NU Ngantru adalah: Segera memulai, memulai sosialisasi dengan tim khusus, dengan keluar masuk jam’iyyah serta menjelaskan semua poin yang terkait KOIN NU. Selain itu, MWC NU Ngantru juga segera memulai membuat kotak dengan 5 orang personil tukang profesional yang siap menerima pengerjaanbotan infaq NU, dan memulai mengisi kotak dari sekarang dan secepatnya oleh kita yanh sudah ada selanjutnya ditularkan kepada teman saudara dan warga. Prinsipnya adalah” kalau tidak kita siapa lagi?” lantas “kalau tidak sekarang kapan lagi?”.

#KOINNUMWCGANTRU
#PACAnsorNgantru
#NUbersamaAnsorBanserTOP